Perjalanan dari Padang ke Bukittinggi adalah rute yang paling sering diminta tamu kami. Jaraknya sekitar 90 kilometer, tetapi jalurnya melewati lembah, air terjun, dan kota-kota kecil yang sayang kalau cuma dilewati. Di artikel ini kami rangkum waktu tempuh yang realistis, titik singgah yang layak, dan cara memilih mobil yang tepat untuk rute ini.
Berapa lama perjalanan Padang ke Bukittinggi?
Dalam kondisi normal, perjalanan memakan waktu 2,5 sampai 3 jam. Waktu ini bisa bertambah di akhir pekan, musim libur, dan saat ada perbaikan jalan di kawasan Lembah Anai.
Saran kami: berangkat dari Padang sebelum pukul 08.00. Jalan masih lengang, udara di Padang Panjang masih sejuk, dan kamu tiba di Bukittinggi sebelum tempat wisata ramai.
Jalur yang dilalui
Rute paling umum adalah Padang – Lubuk Alung – Sicincin – Lembah Anai – Padang Panjang – Bukittinggi.
Setelah Sicincin, jalan mulai menanjak dan berkelok mengikuti lembah. Bagian ini paling indah, tapi juga paling menuntut: tikungan tajam, tanjakan panjang, dan truk yang berjalan pelan. Kalau belum pernah menyetir di jalur pegunungan, bagian ini sebaiknya dipercayakan ke supir yang sudah terbiasa.
Titik singgah yang layak
Air Terjun Lembah Anai. Letaknya persis di pinggir jalan, jadi mudah disinggahi tanpa memutar. Cukup 15–20 menit untuk berfoto dan meregangkan kaki.
Padang Panjang. Kota sejuk di tengah rute, cocok untuk sarapan kedua atau makan siang. Sate Padang dan teh talua di sini jadi alasan banyak tamu minta berhenti.
Bukittinggi. Setibanya di kota, Jam Gadang, Ngarai Sianok, Lobang Jepang, dan Panorama berada di area yang berdekatan. Semuanya bisa dikunjungi dalam satu hari.
Pulang-pergi dalam sehari, bisakah?
Bisa, asal realistis. Dengan berangkat pagi dan pulang sore, kamu punya sekitar 5–6 jam di Bukittinggi. Waktu itu cukup untuk tiga sampai empat tempat dan makan siang.
Kalau ingin menambah Danau Maninjau atau Lembah Harau, lebih nyaman menginap semalam. Menyetir pulang dalam gelap lewat Lembah Anai setelah seharian berjalan bukan pilihan yang kami sarankan.
Sewa dengan supir atau lepas kunci?
Keduanya bisa untuk rute ini, dan pilihannya tergantung siapa yang ikut dan seberapa percaya diri kamu di jalan pegunungan.
Dengan supir cocok kalau kamu baru pertama kali ke Sumatera Barat, membawa keluarga atau orang tua, atau ingin menikmati pemandangan tanpa memikirkan jalan. Di Amaitrans, harga sewa dengan supir sudah termasuk BBM, jadi tidak ada tagihan bensin terpisah di akhir perjalanan. Lihat layanan rental mobil dengan supir.
Lepas kunci cocok kalau kamu sudah terbiasa menyetir di jalur berkelok dan ingin jadwal yang benar-benar bebas. Siapkan KTP dan SIM A aktif. Sewa lepas kunci minimal dua hari. Lihat layanan rental mobil lepas kunci.
Mobil yang cocok untuk rute ini
Untuk dua sampai empat orang, citycar seperti Honda Brio sudah cukup, asal bagasinya tidak banyak. Untuk keluarga lima sampai tujuh orang, MPV seperti Avanza atau Innova lebih nyaman di tanjakan dan tetap lega untuk koper.
Rombongan di atas sepuluh orang sebaiknya memakai Hiace, supaya semua orang berada di satu kendaraan dan waktu singgah tidak terpecah. Lihat semua pilihan armada.
Tips singkat sebelum berangkat
- Isi BBM penuh di Padang. Pilihan SPBU di jalur lembah terbatas.
- Bawa jaket tipis. Padang Panjang dan Bukittinggi jauh lebih sejuk dari Padang.
- Siapkan uang tunai kecil untuk parkir dan tiket masuk objek wisata.
- Hindari berangkat Jumat sore dan Minggu sore, saat arus kendaraan paling padat.
Rencanakan perjalananmu
Kabari kami tanggal, jumlah orang, dan tempat yang ingin dikunjungi. Kami bantu pilihkan unit yang pas dan susun jadwal yang tidak terburu-buru. Chat WhatsApp Amaitrans.


